Dai Sejati

0
109
views

Salah satu kisah Dai sejati yang diabadikan dalam al-Qur’an. Seorang dai yang begitu berharap kaumnya mendapat hidayah walaupun kaumnya-lah yang membunuhnya..
Bahkan sampai sudah dijanjikan surgapun dia masih berharap bahwa kaumnya tahu bahwa dengan mengikuti Rasul maka mereka juga akan masuk surga seperti dirinya

وَجَاءَ مِنْ أَقْصَى الْمَدِينَةِ رَجُلٌ يَسْعَى قَالَ يَا قَوْمِ اتَّبِعُوا الْمُرْسَلِينَ (20) اتَّبِعُوا مَنْ لَا يَسْأَلُكُمْ أَجْرًا وَهُمْ مُهْتَدُونَ (21)
وَمَا لِيَ لَا أَعْبُدُ الَّذِي فَطَرَنِي وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ (22) أَأَتَّخِذُ مِنْ دُونِهِ آلِهَةً إِنْ يُرِدْنِ الرَّحْمَنُ بِضُرٍّ لَا تُغْنِ عَنِّي شَفَاعَتُهُمْ شَيْئًا وَلَا يُنْقِذُونِ (23) إِنِّي إِذًا لَفِي ضَلَالٍ مُبِينٍ (24) إِنِّي آمَنْتُ بِرَبِّكُمْ فَاسْمَعُونِ (25)
قِيلَ ادْخُلِ الْجَنَّةَ قَالَ يَا لَيْتَ قَوْمِي يَعْلَمُونَ (26) بِمَا غَفَرَ لِي رَبِّي وَجَعَلَنِي مِنَ الْمُكْرَمِينَ (27)

“Dan datanglah dari sudut kota, seorang laki-laki yang bergegas (terburu-buru), ia berkata,”Wahai kaumku! Ikutilah oleh kalian orang-orang yang diutus ini. Ikutilah oleh kalian orang-orang yang tidak meminta balasan apapun dari kalian ini, karena mereka adalah orang-orang yang sudah mendapat petunjuk.

Dan ada apakah denganku, jika aku tidak menyembah Dzat yang telah menciptakanku, sedang kepadanya kita semua dikembalikan. Apakah aku akan mengambil tuhan-tuhan selain-Nya, sedangkan jika al-Rahman menimpakan malapetaka kepadaku, maka mereka (tuhan-tuhan tersebut) tidak akan dapat memberikan syafa’at (pertolongan) kepadaku dan tidak pula dapat menyelamatkanku.

Sesungguhnya jika aku melakukan yang demikian, maka aku telah berada dalam kesesatan yang nyata. Sesungguhnya aku beriman kepada Tuhan kalian, maka dengarkanlah aku.

Dikatakan kepadanya (ketika telah meninggal), masuklah engkau ke dalam surga. Ia berkata,”Wahai sekiranya kaumku bisa mengetahui hal ini. Yaitu penyebab Tuhanku mengampuniku, dan menjadikanku di antara orang-orang yang dimuliakan.”

(QS. Yasin : 20-27)

Tafsir yang cukup terkenal bahwa orang itu adalah Habib an-Najjar. Dia mencoba menasehati kaumnya utk mengikuti tiga utusan, tetapi kaumnya justru membunuhnya. Ada yang mengatakan dia terbunuh karena dirajam, dll..

Qatadah mengatakan bahwa sembari orang itu dirajam dia terus berucap “Ya Allah, berilah kaumku petunjuk, karena sesungguhnya mereka tidak mengetahui, ” hingga akhirnya lelaki itu terjatuh dan meninggal dunia.
dan ternyata Allah memasukkan dia kedalam surga..

Dan setelah dijanjikan surgapun MasyaAllah kalinat yang keluar dari lisannya adalah “Andaikan saja kaumku tahu” bahwa dengan mengikuti Utusan itu dia akan dimuliakan. Dia mengucapkan itu saat sudah dijanjikan surga oleh Allah!!

Begitu cintanya dia kepada kaumnya..

Kita?? Pantaskah kita mengaku sebagai dai jika kalimat yang keluar setelah ngaji justru “Aku lebih baik daripada dia” atau kalimat lain yg sejenis??

Wallahu a’lam..
Silahkan rujuk lebih detailnya di Tafsir Ibnu Katsir

Masih pantaskah kita menyebut diri kita dai jika kita malah lebih bangga jika lawan debat kita semakin salah dan menyimpang??

Masih pantaskah kita menyebut dai jika setelah ngaji justru kalimat “Aku lebih baik dari dia” yang keluar (atau kalimat lain yang semisal)??

M.N.R. Aji

♻ Silakan disebarluaskan
═══ ¤❁✿❁¤ ═══
Follow us !
Facebook : https://facebook.com/majeelisdakwahremaja
LINE : http://line.me/ti/p/%40majeedr (@majeedr)
Instagram : https://instagram.com/majeedr1 (@majeedr1)
Telegram : t.me/majeedrofficial (@majeedrofficial)
Twitter : https://twitter.com/majeedrofficial
Website : www.majeedr.com
Majeedr TV : bit.ly/majeedr

Akun Kemuslimahan Majeedr (Bashira),
BASHIRA
Facebook: facebook.com/letsstudyislam (Bashira)
[email protected]http://line.me/ti/p/%40bashira (@bashira)
Instagram: https://instagram.com/bashiraofficial (@bashiraofficial)
Telegram: t.me/bashiraofficial (@bashiraofficial)

Kunjungi juga Majeedr Store
instagram : https://instagram.com/majeedrstore (@majeedrstore)
web : store.majeedr.com

Mau membantu dakwah dari rumah? yuk berdonasi buat program-program majeedr
Cek https://majeedr.com/info-donasi

Donasi Kamera :
https://majeedr.com/donasi-kamera

Donasi Jilbab :
https://majeedr.com/donasi-jilbab

Previous articleTetaplah Disini
Next articleWaktu dan Nafsu
Organisasi non-profit yang berpusat di Kota Yogyakarta, didirikan tahun 2012. Bergerak dalam pembinaan remaja Islam sesuai dengan pemahaman salafus shalih.
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here