GAUL, BOLEHKAH ?

0
251
views

[GAUL, BOLEHKAH?]
.
Istilah “gaul” adalah istilah kekinian yang digunakan oleh pelakunya agar dianggap mengikuti trend dan gaya pergaulan masa kini serta tidak ketinggalan zaman. “Gaul” ini digandrungi oleh anak-anak muda yang memang jati diri pemuda adalah ingin terlihat eksis sebagai ajang pembuktian diri. Apakah seorang muslim boleh ikut gaul dan mengikui gaya dan trend di zaman ini? Berikut penjelasannya.
.
1. Boleh “gaul” dalam hal yang mudah dan tidak melanggar syariat
.
Hukum asal muamalah adalah mubah, sebagaimana kaidah:
.
الأصل في المعاملات الإباحة
.
“Hukum asal berbagai muamalah (urusan dunia) adalah mubah”
Sehingga boleh saja kita gaul selama masih dalam koridor syariat dan selama tidak ada larangan dalam agama, bahkan kita diperintahkan untuk mencocoki atau menyesuaikan dengan masyarakat di sekitar kita selama tidak melanggar syariat. .
Misal apabila masyarakat kita biasa memakai baju batik (bagi laki-laki) untuk acara resmi, maka lebih hikmah kita memakai baju batik daripada memakai baju koko shalat atau jubah
Apabila masyarakat kita hampir semua memakai sarung dan peci hitam ketika shalat di masjid, maka lebih hikmah kita juga memakai hal yang sama.
.
Hal ini dijelaskan oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Ustaimin rahimahullah, beliau berkata,
.
Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin rahimahullah berkata,
.
أن موافقة العادات في غير المحرم هي السنة؛ لأن مخالفة العادات تجعل ذلك شهرة، والنبي صلّى الله عليه وسلّم نهى عن لباس الشهرة ، فيكون ما خالف العادة منهياً عنه.
.
“Mencocoki/menyesuaikan kebiasaan masyarakat dalam hal yang bukan keharaman adalah disunnahkan. Karena menyelisihi kebiasaan yang ada berarti menjadi hal yang syuhrah (suatu yang tampil beda sekali dan mencolok, pent). Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang berpakaian syuhrah. Jadi sesuatu yang menyelishi kebiasaan masyarakat setempat, itu terlarang dilakukan.” [Syarhul Mumti’ 6/109]
.
Kita juga diperintahkan tetap bergaul dengan masyarakat dan bersabar dengan ujian serta gangguan dari mereka, hal ini lebih baik daripada pergi meninggalkan mereka dan menyendiri (uzlah) dan menjauh dari masyarakat. Tentunya kita tetap berusaha istiqamah dan memohon pertolongan kepada Allah.
.

Sumber: https://muslim.or.id/45552-gaul-boleh-saja-tapi-jangan-kebablasan.html
Dengan sedikit pengubahan oleh Tim Media Majeedr.

♻️ Silakan disebarluaskan

═══ ¤❁✿❁¤ ═══
Follow us !
Facebook : https://facebook.com/majeelisdakwahremaja
LINE : http://line.me/ti/p/%40majeedr (@majeedr)
Instagram : https://www.instagram.com/majeedr1/
Telegram : t.me/majeedrofficial (@majeedrofficial)
Twitter : https://twitter.com/majeedrofficial
Website : www.majeedr.com
Majeedr TV : http://bit.ly/majeedr
Kunjungi juga Majeedr Store
Instagram https: //instagram.com/majeedrstore (@majeedrstore) store.majeedr.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here