Panjatkanlah Terus Doamu, Meski Terlihat Sulit Terwujud Di Mata Manusia

0
106
views
doa

——

Nabi Zakaria alaihissalam tidak diberikan keturunan sampai beliau berusia sangat lanjut, bahkan istrinya pun mandul. Akan tetapi beliau tidak pernah berputus asa dalam berdoa. Di antara sebab beliau percaya bahwa Allah akan mengabulkan doa meski kemungkinan terkabulkannya doa itu sangat tipis (bahkan mustahil) adalah karena ia melihat kejadian ajaib yang terjadi pada Maryam alaihassalam sebagaimana difirmankan oleh Allah,

كُلَّمَا دَخَلَ عَلَيْهَا زَكَرِيَّا الْمِحْرَابَ وَجَدَ عِنْدَهَا رِزْقًا ۖ قَالَ يَا مَرْيَمُ أَنَّىٰ لَكِ هَٰذَا ۖ قَالَتْ هُوَ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ ۖ إِنَّ اللَّهَ يَرْزُقُ مَنْ يَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ

Setiap Zakaria masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati makanan di sisinya. Zakaria berkata: “Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?” Maryam menjawab: “Makanan itu dari sisi Allah”. Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab.[Ali-Imran : 37]

Disebutkan dalam tafsir Ibnu Katsir, bahwasanya makanan yang Allah berikan itu bukanlah makanan pada umumnya, makanan yang jarang / mustahil ada. Pada saat musim panas, Allah memberikan Maryam buah-buahan yang hanya ada di musim dingin dan begitu pula sebaliknya.

Setelah melihat itulah, Nabi Zakaria semakin yakin bahwasanya Allah mampu mewujudkan sesuatu yang mungkin terlihat mustahil di mata manusia.

Allah berfirman perihal ini,

هُنَالِكَ دَعَا زَكَرِيَّا رَبَّهُ ۖ قَالَ رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۖ إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

Di saat itulah Zakaria berdoa kepada Tuhannya, ia berkata: “Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa”. [Ali-Imran : 38]

Allah pun mengabulkan doa beliau alaihissalam, meski beliau sendiri seakan tidak percaya akan pengabulan doa tersebut.

فَنَادَتْهُ الْمَلَائِكَةُ وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّي فِي الْمِحْرَابِ أَنَّ اللَّهَ يُبَشِّرُكَ بِيَحْيَىٰ مُصَدِّقًا بِكَلِمَةٍ مِنَ اللَّهِ وَسَيِّدًا وَحَصُورًا وَنَبِيًّا مِنَ الصَّالِحِينَ

قَالَ رَبِّ أَنَّىٰ يَكُونُ لِي غُلَامٌ وَقَدْ بَلَغَنِيَ الْكِبَرُ وَامْرَأَتِي عَاقِرٌ ۖ قَالَ كَذَٰلِكَ اللَّهُ يَفْعَلُ مَا يَشَاءُ

Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakaria, sedang ia tengah berdiri melakukan shalat di mihrab (katanya): “Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang puteramu) Yahya, yang membenarkan kalimat (yang datang) dari Allah, menjadi ikutan, menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang Nabi termasuk keturunan orang-orang saleh”.

Zakaria berkata: “Ya Tuhanku, bagaimana aku bisa mendapat anak sedang aku telah sangat tua dan isteriku pun seorang yang mandul?”. Berfirman Allah: “Demikianlah, Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya”. [Ali-Imran : 39-40]

Wahai saudaraku, teruslah berdoa, sekalipun yang kita minta itu terlihat sulit terkabulkan di mata manusia…..

Ustadz Boris Tanesia, حفظه الله تعالى

♻ Silakan disebarluaskan
═══ ¤❁✿❁¤ ═══
Follow us !
Facebook : https://facebook.com/majeelisdakwahremaja
LINE : http://line.me/ti/p/%40majeedr (@majeedr)
Instagram : https://instagram.com/majeedr1 (@majeedr1)
Telegram : t.me/majeedrofficial (@majeedrofficial)
Twitter : https://twitter.com/majeedrofficial
Website : www.majeedr.com
Majeedr TV : bit.ly/majeedr

Akun Kemuslimahan Majeedr (Bashira),
BASHIRA
Facebook: facebook.com/letsstudyislam (Bashira)
[email protected]http://line.me/ti/p/%40bashira (@bashira)
Instagram: https://instagram.com/bashiraofficial (@bashiraofficial)
Telegram: t.me/bashiraofficial (@bashiraofficial)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here